Rab, 29 Jul | Zoom Meeting Application

CEO Talks Beyond Theory

New Normal : "Stimulus Pemulihan Ekonomi dan Masa Depan UMKM"
Registration is Closed
CEO Talks Beyond Theory

Time & Location

29 Jul 2020 19.30 – 21.00
Zoom Meeting Application

About the Event

CEO TALKS ILUNI MM UI Beyond Theory  

New Normal : "Stimulus Pemulihan Ekonomi dan Masa Depan UMKM"  

Pandemi Covid 19 sangat menghantam keras sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Menurut Survey yang dilakukan FEB UnPad pada bulan Mei 2020: (1) 47% UMKM berhenti beroperasi; (2) 85% mengalami penurunan pendapatan lebih dari 30%; (3) 59% merumahkan lebih dari 30% karyawan; dan (4) 81% mengalami masalah cashflow untuk 1 s/d 4 bulan ke depan.  Padahal UMKM memiliki peran yang sangat signifikan dalam perekonomian NKRI. Ada sekitar 63 juta pelaku usaha UMKM yang merupakan 99,9 % dari total Pelaku Usaha di Indonesia. UMKM menyerap 97% tenaga kerja nasional dan pada tahun 2019 UMKM berkontribusi 60,34% terhadap PDB.  Artinya kinerja bisnis UMKM sangat signifikan terhadap perekonomian nasional. 

Salah satu indikator keberhasilan pengembangan UMKM adalah seberapa banyak UMKM yang naik kelas menjadi Usaha Besar. Hampir semua Usaha Besar Swasta yang ada seperti Astra, Bakrie, Samsung, Toyota dll di rintis dan di awali dari Usaha Kecil.  UMKM sangat terkait dengan per-Koperasi-an berdasarkan data BPS pada tahun 2019 ada 123.048 Koperasi Aktif dengan Volume Usaha 154 Triliun Total Sisa Hasil Usaha 6,2 Triliun Rupiah. Idealnya koperasi bisa menjadi sarana pengembangan dan peningkatan daya saing UKM. Namun sayangnya kontribusi Koperasi terhadap PDB baru 0.97% dan jumlah masyarakat Indonesia yang tergabung baru 8.4%. 

Untuk sektor Koperasi Kementerian KUMKM telah menugaskan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) untuk menyalurkan pembiayaan ke sektor Koperasi dengan Target penyaluran sebesar 1,8 T pada tahun 2020.  Pemerintah juga memiliki PT Jamkrindo sebuah Lembaga penjaminan Kredit yang memiliki peran untuk mefasilitasi pelaku usaha yang unbankable menjadi bankable lewat penjaminan kredit usaha Kecil. Jamkrindo pada tahun 2019 telah melakukan enjaminan senilai 59,01 triliun Untuk sebanyak 6 juta pelaku UMKM.  Dalam rangka antisipasi dampak pandemi pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Dalam Kebijakan ini UMKM diberikan subsidi Bunga sebesar 34,15T untuk 60,66 juta penerima Pelaku UKM, Insentif Pajak senilai 28,06T serta Penjaminan untuk Kredit Modal Kerja (KMK) baru bagi UMKM senilai 6 Triliun.  

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah: 

1. Sejauh manakah efektifitas stimulus yang diberikan pemerintah? 

2. Apa saja yang diperlukan Agar Stimulus tepat sasaran dan efektif memulihkan perekonomian Nasional? 

3. Siapa saja yang berhak mendapatkan bantuan Modal / subsidi bunga sehubungan sengan kebijakan PEN? 

4. Strategi apa yang di ambil Jamkrindo / LPDB untuk mengelola Risiko Kredit? 

5. Sejauh mana peran LPDB / Jamkrindo dalam meningkatkan daya Saing UMKM Indonesia?  

Berdasarkan pemikiran di atas maka ILUNI MM UI melalui CEO Talks akan membahas mengenai "Dampak dan Mekanisme Stimulus Ekonomi untuk UMKM serta bagaimana Strategi Pengembangan UMKM ke depan" bersama para pembicara yang kompeten dan ahli di bidangnya.  

Acara akan dilaksanakan pada: 

Hari, tanggal : Rabu, 29 Juli 2020 

Pukul : 19.30-21.00 wib   

Key Note: 

Bapak Teten Masduki, Menteri KUMKM

 

Pembicara: 

1. Bapak Randi Anto, Direktur Utama PT. Jamkrindo

 2. Bapak Supomo, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB)  

Moderator: 

Ir. Nanang E Raswandi, MM, MBB, Founder & Senior Consultant BpXcellence Consulting  

Klik disini untuk mendaftar:

https://bit.ly/Ceotalks2907

Registration is Closed

Share This Event