Search

CEO TALKS BEYOND THEORY “How to Adapt and Survive An Insight to Become Realistic”



Melalui program CEO Talks ILUNI MMUI menghadirkan pembicara ahli dibidangnya untuk membahas perihal dimulainya penyesuaian kembali di tengah pandemi COVID-19 atau lebih populer dikenal dengan istilah “New Normal”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih jelas mengenai arti sebenarnya dari New Normal serta bagaimana cara menyesuaikan diri dan strategi bertahan pada masa tersebut.


Pada Rabu, 17 Juni 2020 telah berlangsung kegiatan CEO Talks dengan tema “New Normal : How to Adapt & Survive: An insight to Become Realistic”, oleh ILUNI MMUI melalui media daring via aplikasi Zoom. Dalam kegiatan ini dihadirkan empat pembicara sebagai Narasumber, diantaranya Hariyadi Sukamdani yang merupakan Ketua Umum Apindo, Denon Prawiraatmadja Ketua INACA, Alvin Lie Anggota Ombudsman RI dan Muhammad Rendy Mirza, SP.,MM Founder dan CEO PT Zafa Consultant Indonesia. Acara dipandu oleh Muhammad Rendy Mirza sebagai Moderator. Sebanyak 350 peserta yang tergabung atas Mahasiswa beserta profesional menghadiri acara ini.


Selama kegiatan diskusi berlangsung, ketiga pembicara ini saling berbagi informasi seputar kesiapan Indonesia dalam menyesuaikan diri pada era New Normal ini. Hal ini dilakukan tidak lain dalam rangka memulihkan kondisi perekonomian di tengah-tengah pandemi COVID-19. Tentu hal ini menjadi sebuah tantangan bagi setiap orang untuk bisa menerapkan strategi yang tepat agar bisa tetap bertahan.


Ketua INACA, denon Prawiraatmadja dalam pemaparannya menyampaikan kepada peserta bahwa pandemi COVID-19 ini sangat mempengaruhi perkembangan Industri penerbangan menjadi tidak begitu baik. Roda perekonomian menjadi terhambat serta banyak pegawai yang terpaksa di rumahkan. Melalui langkah New normal ini diharapkan dapat memperbaiki kondisi tersebut menjadi lebih baik.


“Surat Edaran Dirjen Udara No. 13 perihal panduan kepada operator penerbangan sudah sepatutnya di pakai sebagai standarisasi penerbangan selama pandemi ini. Tentu, semua perusahaan akan menerapkan protokol COVID-19 sesuai prosedur tersebut” ucapnya pada saat membawakan materi.



Kemudian, Haryadi Sukamdani Ketua Umum Apindo menerangkan bahwa setidakya ada tiga tahapan New Normal, diantaraya tahap pelonggaran PSBB, periode pemulihan dan Akselesari atau disebut juga New Normal. Ia juga menyampaikan bahwa setidaknya butuh 677,2 Triliun dana yang dibutuhkan untuk memulihkan kondisi perekonomian Indonesia (PP 23/2020). “kebutuhan yang sangat besar akan dikeluarkan oleh pemerintah maupun swasta dalam memulihkan kodisi perekonomian. Hal ini harus di imbangi dengan startegi yang tepat demi memaksimalkan angka yang fantastis tersebut” pungkasnya.


Terjadinya kemerosotan ekonomi dikarenakan pandemi COVID-19 bukan lagi menjadi wacana yang aneh untuk di dengar. Tidak sedikit perusahaan-perusahaan yang terpaksa menutup kegiatan usahanya demi menyesuakan anggaran yang ada. Perekonomian yang lumpuh tidak serta merta melumpuhkan pemikiran, inovasi dan kretifitas kita. New normal menjadi cara supaya kita bisa memiliki harapan dan masa depan yang lebih baik. Semangat untuk kita, semangat untuk Indonesia.


FOLLOW US 
  • Facebook
  • Instagram
@2020 IKATAN ALUMNI MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS INDONESIA